Muba Menggugat: Massa Tuntut Perbaikan Permanen Ruas Jalan dan Jembatan Rantau kroya


MUSI   BANYUASIN   (SUMATRA SELATAN), UNGKAPPERKARA.COM, -Selasa  (31/3) – Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Peduli Muba menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Musi Banyuasin hari ini. 

Dengan membawa spanduk bertuliskan kritik tajam, massa menuntut pemerintah daerah trs segera melakukan langkah konkret terkait kerusakan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

​Aksi yang berlangsung tertib namun riuh ini membawa beberapa tuntutan krusial bagi pemerintah kabupaten di antaranya:

1.Kritik keras terhadap pembelian mobil untuk kepala desa yg sangat melukai hati rakyat

2.percepatan pembangunan jalan kabupaten Muba yg rusak parah

3.percepatan perbaikan pembangunan jembatan lalan

4.pengagaran pelanjutan pembangunan jembatan rantau Kroya

5.Pengecekan ulang ke desa-desa terhadap bantuan yg d gelontorkan Bupati Musi Banyuasin 5jt per kk tidak tepat sasaran

6.pengecekan izin-izin perusahan yg ada di Muba

7,perbaikan dinas pendidikan di muba,seperti anak SD simpang purun yg d paksa keluar dari sekolah

8.Masalah pokir DPRD 

9.Perbaikan/penimbunan penahan jalan pinggir sungai yang berada di desa epil,pembangunan tersebut sudah membayakan rumah warga,banyak yg roboh,pembangunan tersebut di jaman Bupati BPK.H Nazom nurhawi

10.Masalah gaji honorer di kabupaten miba

Tokoh masyarakat astawilah juga menyingatkan pemerintah ,jangan melukai hati rakyat dan team pemenang dan juga aktivis muba andip,juga kritik keras terhadap pemerintah melalui orasi "Bupati harus pro kepada rakyat"

​Pembangunan Cor Beton: Menolak perbaikan bersifat "tambal sulam" dan mendesak pembangunan jalan dengan spesifikasi cor beton pada ruas penghubung Muba–Mura.

​ Mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran infrastruktur yang dinilai tidak sebanding dengan kondisi di lapangan.

Koordinator aksi Ahmad jahri tokoh pemuda,lekat Gonzales geram,fitriadi s.os lan,mauzan gempita,deskar alob menyatakan siap membawa aspirasi ini ke tingkat pusat (Istana Presiden) jika tuntutan tidak segera direalisasikan dalam waktu dekat.

​"Rakyat butuh aspal dan beton, bukan sekadar retorika tahunan. Kami lelah dengan janji perbaikan yang hanya berta

han hitungan bulan," ujar salah satu orator di di depan kantor Pemkab Muba. 

​Pihak Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang menerima perwakilan massa menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama.

Perwakilan pemerintah menjelaskan bahwa proses penganggaran harus melalui tahapan birokrasi dan skala prioritas wilayah, namun pihaknya berkomitmen untuk meninjau ulang titik-titik kerusakan parah yang dilaporkan ,dan juga akan menyampaikan lansng kepada Bupati H.Toha tohet  terkait tuntutan aksi masa yg berlangsung tertib dan damai sehingga masa membubarkan diri secara tertib

Redaksi - ungkapperkara

Post a Comment for "Muba Menggugat: Massa Tuntut Perbaikan Permanen Ruas Jalan dan Jembatan Rantau kroya"